Membuat Perpustakaan di Rumah

Beberpa waktu yang lalu saya berkunjung ke tempat salah seorang teman akrab semasa kuliah dulu. Meskipun rumahnya tergolong mungil, tapi terlihat asri dan tertata rapi. Ada hal yang membuat saya salut atas komitmennya sejak masih kuliah dulu. Di rumahnya harus ada perpustakaan untuk mengakomodir kegemanrannya membaca buku. Dan ternyata ia merealisasikan impiannya. Saya temukan perpustakaan kecil disalah satu sudut rumah mungilnya. Tak lupa ia menyelipkan slogan penyemangat seperti “Buku adalah jendela dunia”. Di sudut yang lain saya menemukan slogan “We don’t have a ferari, but we do have a home library”.

Sejatinya anak-anak Indonesia sudah melek baca sejak TK. Hal ini disebabkan adanya kekhawatiran dari sebagian besar orang tua jika anaknya tidak lulus masuk SD favorit dikarenakan tidak lulus tes membaca. Sekarangpun banyak kita temukan metode pembelajaran membaca seperti AHE dan membaca tanpa mengeja.

Tapi ada hal yang perlu kita cermati, dari survey beberapa lembaga Internasional diketahui bahwa minat baca penduduk Indonesia tergolong rendah. Unesco menyimpulkan minat baca masyarakat Indonesi terendah di ASEAN. Di tingkat dunia, dari 39 negara, Indonesia menempati posisi ke-38. Lebih memprihatinkan lagi, data UNDP menunjukkan posisi minat baca Indonesia berada di peringkat 96 sejajar dengan Bahrain, Malta dan Suriname. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada diatas dua negara yaitu Kamboja dan Laos yang masing-masing berada di urutan seratus.

Saya jadi teringat pesan Agus Salim agar anak-anak lebih cinta membaca, “Letakkan buku ditiap sudut rumah kita. Jadikan buku sesuatu yang sering dilihat dan mudah diraih oleh anak-anak”.

Tak ada pilihan lain, jika kita menginginkan anak-anak gemar membaca, kita pun harus menyediakan fasilitasnya.  Beberapa foto ini mungkin menginspirasi Anda untuk membuat perpustakaan di rumah.

Jika Anda memiliki rumah yang luas, Anda bisa membuat perpustakaan seperti ini.

Anda bisa menjadikan rak buku sebagai bagian furniture yang unik di rumah Anda

Rak buku juga bisa Anda tempatkan diruang pribadi seperti kamar tidur

Rak buku yang cantikpun bisa menjadi pembatas ruangan

Area kosong diatas maupun dibawah tangga juga bisa Anda manfaatkan

Atau jika Anda memiliki lorong dalam rumah, Anda juga dapat memanfaatkan di kedua sisi temboknya untuk tempat rak buku.

Jika Anda tidak memiliki ruang yang lapang untuk menempatkan buku-buku, Anda tetap bisa membuat perpustakaan dengan menggabungkan dua fungsi furnitur di rumah Anda. Kursi sebagai tempat duduk didisain juga untuk rak buku.

Ataupun kita menempatkannya disalah satu sudut ruangan kita.

Jadi tak ada alasan tidak membuat perpustakaan dirumah kita khan?

 

 

 

Gambar diambil disini

Iklan

17 pemikiran pada “Membuat Perpustakaan di Rumah

  1. Hai Mbak,
    Salam kenal.
    Tidak seperti ibu-ibu lain yang sedang berkhayal rumah impian mendambakan walk in closet ato kitchen set, saya sedang mencari inspirasi untuk perpustakaan mini di rumah untuk kelak jadi salah satu quality time saya bersama anak saya.
    Gugling dan nyampe di sini.
    Kebetulan rumahnya miniatur, jadi butuh ide untuk menyelipkan perpustakaan di antara ruang yang sempit ini. Makasih idenya, ya, Mbak…

  2. Assalamu’alaikum Wr. Wb…

    Wah, wah, wah… jadi pengin lho punya perpus seperti di atas. Sementara perpustakaan pribadiku hanya pada rak-rak sederhana, malah sebagian masih bersemayam di kardus, dan sebagian lagi mengembara di tangan para penggemar buku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s