The human side of the great people part 1

Perang badar

Hari itu, padang Badar yang gersang, tandus dan panas terasa semakin panas. Telah berhadap-hadapan dua pasukkan yang tidak seimbang. Kaum muslimin berjumlah 313, sementara pasukan kafir Quraisy berjumlah 1.000 orang. Sungguh pertarungan yang tidak seimbang.

Namun bukan hanya itu saja yang meresahkan Rasulullah sehingga keluarlah sebuah kalimat yang menggetarkan itu,“Ya Allah, jika Kau biarkan pasukan ini binasa, Kau takkan disembah lagi di bumi! Ya Allah, kecuali jika Kau memang menghendaki untuk tak lagi disembah di bumi!”

Gemetar bahu Rasulullah yang mulia itu terisak. Selendang di pundaknya pun jatuh seiring gigil yang menyesakkan. Sahabatnya, Abu Bakar yang tak pernah retak keimanannya yang berada disamping beliau berbisik sambil mengalungkan selendang sang Nabi, “Sudahlah ya Rasulullah. Demi Allah, Dia takkan pernah mengingkari janjiNya padamu!”


Ya, perang Badar merupakan perang yang dahsyat. Iman telah memisahkan antara para sahabat dengan keluarga, saudara bahkan ibunya sendiri. Dan di padang Badar inilah mereka saling berhadap-hadapan untuk mempertahankan keyakinan masing-masing. Sungguh menyesakkan dada.

***

Sobat…..

Pernahkah kalian merasa putus asa hingga hampir mencerabut keimanan didalam dada?

Mempertanyakan keadilan Allah?

Mungkin karena kehilangan seseorang yang sangat dicintai

Atau kehilangan harta benda

Kehilangan pekerjaan

Ataupun kehilangan harapan karena jalan hidup tidak seperti yang kita harapkankan

Ketahuilah….

“Sesungguhnya akan kami berikan cobaan kepada kamu sekalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar” (Q.S. Al-Baqarah: 155)

Ya, Allah hanya menguji sedikit. Sedikit saja, sobat.

Jangan pernah berfikir kita adalah orang yang paling menderita di dunia ini

Lihatlah saudara-saudara kita di Palestina! Kurang cobaan apalagi yang mereka dapatkan?

Lalu apa yang menyebabkan mereka begitu “kuat” menghadapinya?

Inna Allaha ma’ana, sesungguhnya Allah selalu bersama kami.

Ya, keyakinan itulah yang senantiasa tertanam didalam dada mereka.

Sobat….

Kita butuh teman yang tak hanya ada disaat kita sedih dan bahagia. Kita butuh teman yang sanggup menguatkan saat kita akan roboh. Seperti Abu Bakar yang menguatkan Rasulullah.

Sobat…

Yakinlah satu hal bahwasannya, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS Al Baqarah [2] : 286) agar cobaan terasa lebih ringan.

Selamat menjalani hidup dengan kesyukuran, sobat 🙂

Iklan

21 pemikiran pada “The human side of the great people part 1

  1. Perang Badar, kalau logika umum seperti ini. Pengen nangkep belut eh ketemu ular kobra. Gimana gak takut? Senjata gak siap? Jumlah hanya 1/3 dari jumlah musuh, niat awal hanya nangkep belut. Maka tidak ada tempat berlindung kecuali hanya pada Alloh swt. ditunggu part 2nya

  2. Terimakasih sharingnya, mbak Ika, inspiring 🙂

    Rasa syukur memang harus terus mengalir. Never ending gratitude for life. Sehingga syukur itu bisa menjadi sebuah habit yg begitu mudah dilakoni. Ingatlah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala pernah berjanji: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu”.

    Saya melihat ada hukum tarik menarik disini, bahwa: semakin sering kita bersyukur, maka biasanya yg kita syukuri itu akan makin sering menghampiri kita. Vice versa, semakin kita sering mengeluh, maka biasanya yg kita keluhkan itu justru akan makin sering menghampiri kita. Ternyata, hal yg sederhana itu sungguh begitu dramatis manfaatnya bagi hidup kita.

    • Betul sekali pak, Saya jadi inget bukunya Rhonda Byrne yang jadi best seller thn 2006, The Secret. Buku ini berisi tentang hukum tarik menarik. Apa yang kita pikirkan itulah yang alam berikan. Jadi lebih baik pikirkan hal2 positif saja ya pak, syukuri apa yang ada. Lagunya D’masiv kayaknya cocok dengan hal ini pak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s