Usia 17 Tahun #2

Pagi ini, seperti biasa setelah selesai melaksanakan tugas rumah tangga, saya menyiapkan keperluan aktivitas harian karyawan. Sayup-sayup terdengar lagu jadul yang dinyanyikan oleh Paramitha Rusadi dari kamar karyawan saya.

Kau Bercanda Lucunya

Yang Lain Pun Tertawa

Seakan Saja

Cerita Dan Canda Kita

Tiada Habisnya

Ada Yang Saling Cinta

Bermesra Di Sekolah

Selalu Berdua

Berjalan Di Sela-sela Rumput Sekolah Kita

Oh Indahnyaโ€ฆ.

Nostalgia SMA Kita

Indah Lucu Banyak Cerita

Masa-masa Remaja Ceria

Masa Paling Indah

Nostalgia SMA Kita

Takkan Hilang Begitu Saja

Walau Kini Kita Berdua

Menyusuri Cinta

Lagu itu terasa pahit sepahit kopi yang saya buat pagi ini. Kebetulan saya harus meminum kopi pahit ini karena ternyata gula tinggal sedikit dan saya sudah terlanjur menuang air kedalam gelas yang sudah terisi bubuk kopi ๐Ÿ˜ฆ

Teringat masa SMA yang saya lalui. Jam 2 pagi saya harus bangun. Setelah menyelesaikan shalat tahajjut saya belajar sebentar kemudian menyiapkan segala hal yang harus dikerjakan karyawan saya hari itu. Jam 6 berangkat ke sekolah karena kebetulan jarak sekolah dengan rumah saya cukup jauh. Sampai dirumah jam 2 siang langsung membantu karyawan saya melayani pelanggan. Tidur jam 10 malam setelah menutup toko dan selesai mengecek laporan arus kas hari itu. Dan rutinitas itu berlanjut sampai saya kuliah.

Ah, kenapa jadi melankolis begini ya ๐Ÿ˜€ Daripada diterusain mending lanjutin tulisan kemarin yang masih jadi PR.

IMG00706-20121207-0545

Gudang Purworejo

Lingkungan yang mendukung sangat diperlukan jika usaha sedang terpuruk. Beruntung saya lahir dan besar dalam lingkungan pengusaha sejati. Bapak memulai semua dari nol. Dari tidak punya modal dan tidak punya pengetahuan mengenai bisnis. Anak yatim yang hanya mampu bersekolah 2 tahun di SD. Beliau tahu persis jatuh bangun yang harus dilalui. Trial and eror and eror lalu trial lagi lalu sukses ๐Ÿ˜€

Ada sebuah nasehat yang selalu menjadi penyemangat saya sepeninggal bapak ketika ย rasa malas dan putus asa datang. Bapak berkata,โ€ Menangis darah pun tak akan pernah bisa menggembalikan semua. Bangkit dan buktikan bahwa kamu mampu. Teruslah berusaha karena jika kamu berhenti berusaha, darimana Allah akan membantu kamu.โ€

Ya, bapak meminta saya untuk terus berusaha, terus mencoba tak pernah berputus asa dari Rahmat Allah karena dari sanalah Allah akan memberi jalan.

โ€œTeruslah berusaha karena jika kamu berhenti berusaha, darimana Allah akan membantumu!”

Jika latar belakang keluarga bukan dari kalangan pengusaha, masuk kedalam sebuah komunitas pengusaha sangat membantu mendongkrak motivasi yang mulai meredup. Seperti JPMI misalnya. JPMI merupakan singkatan dari Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia. Banyak pelatihan yang dibutuhkan seorang pengusaha yang difasilitasi komunitas ini. Selain itu, kita bisa berkonsultasi dengan pengusaha yang lebih senior.

Invisible Hand

Kesuksesan seseorang tidak hanya karena hitungan matematis semata. Teringat sebuah iklan yang diambil dari pepatah jawa, wong bejo ngalah-ngalahi wong pinter. Ya, orang yang beruntung itu mengalahkan orang pintar.

Tetapi satu hal yang perlu diingat bahwa keberuntungan tidak datang dengan tiba-tiba. Ia harus diusahakan. Artinya, keberuntungan ialah bonus dari ikhtiar yang kita lakukan dan tentunya doa-doa yang selalu kita panjatkan. Ya, doa mampu menembus sesuatu yang menurut logika tidak mungkin. Untuk yang satu ini saya percaya sebuah hadist,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ:

ุงูุฑู’ุญูŽู…ููˆู’ุง ู…ูŽู†ู’ ูููŠ ุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูŠูŽุฑู’ุญูŽู…ู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ูููŠู’ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู.

ย (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู…)

Rasulullah saw bersabda:

Sayangi semua yang ada dibumi, niscaya kalian akan disayang oleh yang di langit (Tuhan).

(HR. al-Bukhari dan Muslim)

Ya, ketika sedang terpuruk, justru kita harus lebih memperhatikan sesama. Dengan tenaga dan waktu yang kita miliki. Bagi saya tidak hanya cukup dipancing dengan sedekah. Tetapi juga kepedulian kita dengan sesama agar semua yang dilangit perduli dengan kita.

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

Iklan

42 pemikiran pada “Usia 17 Tahun #2

  1. pagi bangun jam 2, tahajud, sekolah, bantu karyawan sampai malam. Sebuah perpaduan antara ikhtiar dan doa yg akan mendatangkan keberuntungan dan keberkahan dari Allah SWT. Contoh yang bagus, mbak pengusaha ๐Ÿ™‚

  2. Saya senang menyimak / membaca semangatnya mbak Ika, ada hikmah / pelajaran yang bisa dipetik dari sini.
    Memang kuncinya agar usaha menuai keberkahan-Nya (sukses yang langgeng) adalah D.U.I.T. (Do’a . Usaha . Ikhlas . Tawakal)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s