Gendhis Bag’s

Ferry Yuliana doc. Google

Ferry Yuliana doc. Google

Ferry Yuliana sejatinya seorang dokter gigi. Kecintaannya terhadap kerajinan tangan membawanya menjadi seorang pengrajin tas yang cukup dikenal dikalangan menengah ke atas negeri ini.

Tak ketinggalan ibu negara, Ani Yudhoyono memesan tas pada Ferry untuk souvenir kerabatnya pada acara siraman Ibas beberapa waktu lalu.

Dengan modal awal sekitar 2 hingga 5 juta rupiah ia memulai memproduksi dan memasarkan tas natural dari berbagai bahan alam seperti eceng gondok, rotan, klobot (kulit pohon) pisang dan lain sebagainya dengan merk GENDHIS.

“Ada 3 alasan saya menekuni bisnis ini. Alasan ekonomi, hobbi dan iseng,”ujarnya. Jujur, alasan ekonomi menempati urutan pertama saat awal saya memulai bisnis ini.

Namun,alasan hobilah yang menjadikan saya bertahandan terus menggembangkan bisnis ini walaupun saya pernah ditipu seorang buyer ratusan juta pada tahun 2010,” lanjutnya.

Memulai usaha pada tahun 2002, Ferry berkeinginan menjadikan tas natural sebagai tas yang elegan. Tas yang bisa dibawa ke Mall bukan hanya tas pasar yang dipakai untuk berbelanja di pasar. Selain itu, ia juga berkeinginan mengkampanyekan produk local.

Kreatifitas merupakan modal utama bergelut dalam bisnis handicraft. Contohnya tas seperti gambar dibawah ini.

Gendhis

Gambar sebelah kiri adalah tas biasa yang ada diemperan Malioboro yang dibeli Ferry dengan harga Rp 20.000. Dengan menambahkan sedikit kain perca sebagai pemanis serta sriting jadilah tas seperti gambar disebelah kanan. Mau tahu berapa harga tas yang telah diberi “pemanis”? SERATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH! Bisa dibayangkan berapa keuntungan yang didapat? Hmm, cukup menggiurkan bukan?

Bagi sobat blogger yang berkeinginan menekuni bisnis handicraft, Ferry memberikan sedikit tips praktis. Pertama, jangan takut memulai. Tidak usah berfikir apakah produk kita laku dipasaran atau tidak.

Mengapa demikian?

Dalam proses perjalanannya nanti kita akan dituntut untuk menyesuaikan produk dengan pasar. Sambil jalan kita akan belajar banyak.

Diawal langkah jangan berfikir njlimet. Termasuk strategi branding produk kita. Yang penting berkarya dan berkarya.

Salam sukses 😆
A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

Iklan

14 pemikiran pada “Gendhis Bag’s

  1. bisnis yang dimulai dari hobi memang cenderung sukses. karena suka, waktu nemu masalah juga ga bikin semangat ngedrop
    sayang hobiku ngaco. masa kudu bisnis jadi pengaco kalo mau sukses..?

  2. Tips-nya sederhana, namun ya seperti itulah seharusnya, kebanyakan yang takut berbisnis, menyulitkan dirinya sendiri dengan segudang kekuatiran. Padahal life is too short to worry 🙂

    Terimakasih sharing tentang ibu Ferry Yuliana yang menginspirasi ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s