Petualangan Bisnis Bob Sadino

Buku Petualangan Bisnis Bob sadino ini dikemas secara apik dalam bentuk komik yang lucu dan sarat dengan prinsip, pandangan serta kiat-kiat berwirausaha yang dimiliki Bob Sadino. Buku yang terbit tahun 1998 ini bahkan mampu membuka wawasan kita bahwa pengusaha sukses sekelas Bob Sadino pun mengawali semua dengan “berdarah-darah”. Tak ada yang instan, semua membutuhkan proses untuk tumbuh dan membesar.

Kunci sukses Bob Sadino ialah BERPIKIR SEDERHANA. “Saya tidak mau berpikir njimet. Lebih baik berpikir sederhana namun efektif daripada berpikir njimet tapi tidak efektif,” ungkapnya.

Dalam sebuah ilustrasi “Bob dan Perjalanan 1.000 Mil” tergambar jelas pemikiran Bob Sadino yang sederhana alias anti njimet.

Sebuah pertanyaan dilontarkan Om Bob,”Jika Anda mau melakukan sebuah perjalanan 1.000 mil, kira-kira apa yang akan Anda lakukan?”Jika Anda menjawab perlu dipikirkan transportasi, biaya dan waktunya, maka kira-kira kapan Anda akan sampai di tujuan?” ujar Om Bob.

“Kalo saya yang ditanya, maka saya hanya membutuhkan satu langkah. Mengapa demikian? Karena kelemahan orang yang penuh perencanaan ialah ia tidak segera melangkah,” tuturnya.

Petualangan Bisnis Bob sadino1Apakah usaha yang dijalankan Bob senentiasa sukses?

Jawabannya tentu TIDAK. Tidak semua bisnis yang ia jalani berjalan dengan mulus. Usaha kripik buah yang ia beri nama Krik Krak yang mulai ia rintis pada tahun 1988 terpaksa ditutup.* ini terjadi karena kelangkaan bahan baku. Padahal Bob rata-rata mengekspor 40 peti kemas pertahunnya.

Ia juga dihadapkan pada banyak kendala ketika beternak ayam. Diantaranya, penyakit yang menjangkiti ayam, pakan yang harganya semakin melambung dan factor cuaca yang menyebabkan banyak ayam peliharaannya mati.

Apa alasan Bob memilih agribisnis?

Alasan paling utama ia memilih agrobisnis ialah karena kepepet dan terjepit. Kepepet karena ia harus menghidupi istri dan anak-anaknya. Dan sungguh, tak ada rencana sedikitpun dibenak Bob saat memutuskan bergelut dibidang tersebut.

Diawal buku ini juga diceritakan sejarah singkat seorang Bob Sadino. Selepas SMA tahun 1953, Bob Sadino bekerja di Unilever. Setelah sempat bekerja pada McLain & Watson Coy ia pun memutuskan bekerja di keagenan PT Djakarta LIoyd sejak 1958. Saat bekerja di keagenan PT Djakarta LIoyd, 9 tahun ia berkelana ke Amsterdam dan Hamburg.

Setelah menikah dengan Soelami, ia dan istrinya memutuskan untuk tinggal di Indonesia. Bob meminta istrinya berhenti bekerja. Padahal gaji perbulan istrinya cukup untuk makan tiga atau empat bulan saat itu. Saat itulah dimulainya tahap pemiskinan seorang Bob dan istri.

Bob bertekad untuk mandiri dan tidak mau menjadi karyawan ataupun pegawai negeri. Uang sisa harta yang ia bawa dari Hamburg ia belikan sebuah mobil yang dipergunakan untuk usaha taksi.

Setelah mobilnya hancur tertubruk ia pun beralih profesi menjadi kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari. Cukup untuk beli gado-gado dan tahu. Hal ini berlangsung berbulan-bulan hingga suatu hari datang seorang teman yang memberinya buku poultry raising dan juga memberinya ayam. Sang teman memberinya “pancing dan umpan”.

Dari sinilah semangatnya untuk bangkit menggelora. Ia berpikir, jika ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan untuk bertelur, tentu manusia tidak kalah. Sejak saat itulah secara tidak sadar ia pun memulai berwirausaha.

Buku inspiratif ini mungkin hanya bisa teman-teman dapatkan di pasar loak. Karena usiannya sudah tua. Beberapa kali saya browsing diinternet pun tidak saya temukan. Sekelumit cerita dari saya mudah-mudahan bermanfaat buat teman-teman semua.

Salam sukses 😀

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

.

.

Note;

*Karena buku ini terbit tahun 1998, maka usaha ini ditutup pada tahun-tahun sebelum diterbitkan buku ini.

Iklan

57 pemikiran pada “Petualangan Bisnis Bob Sadino

  1. Bob Sadino itu sampai sekarang masih jadi bahan perbincangan di kampus saya… karena dia bergerak di bidang Agribisnis… banyak yang pro dengan caranya, dengan sikapnya, namun banyak juga yang kontra dengan cara dan sikapnya.

    Saya sendiri? Tentu lebih di tengah-tengah… tapi buku ini sepertinya menarik, saya akan coba cari di beberapa pasar buku loak di deket sini… semoga masih ada, hkeke… 😀

    Makasih rekomendasinya, mbak :mrgreen:

  2. bukunya bagus.. harusnya penerbitnya berfikir utk mencetaknya lg.. atau mungkin krn skrng saking bnyknya buku bergenre seperti ini yaa..

    Mbak Ika punya koleksi buku?
    *salam semangat membaca 😀

  3. Kunjungan balik mba Ika 🙂

    Sepertinya aku perlu banget baca buku seperti ini mba Ika 🙂

    Soalnya dari dulu setiap kali mau mulai usaha maju mundur terus dan selalu teringat berbagai cicilan *cemen*…hihihi…

  4. menarik bukunya. emang bener itu yang dibilang si om bob. berpikir sederhana. kalo terlalu njlimet malah kebanyakan rencana dan takut gagal akhirnya gak jadi2. harus diamalkan cara berpikirnya bob sadino. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s