Menulis Fiksi itu Seksi?

HaMaZza's Blog

HBagi diriku yang punya imajinasi cekak, menulis fiksi laksana ‘Pungguk merindukan bulan’. Sulit dan ndak mungkin!

Tapi kalau dipikir-pikir apalah yang ndak mungkin di dunia ini. Minjem pepatah ala orang kulon alias orang barat, Wherethere is a will there is a way utawa Man jadda Wa Jadda ala orang Arab yang artinya sama, siapapun yang punya kemauan dan berusaha mewujudkannya maka suatu saat akan terwujud juga.

Buku ‘Menulis fiksi itu seksi’ karya Alberthiene Endah banyak bertutur tentang seluk beluk menulis novel. Dalam buku itu dipaparkan jika tak semua orang yang memiliki kemampuan menulis fiksi dan mempunyai ide brilliant akhirnya bisa mewujudkan impiannya untuk membuat sebuah novel. Kenapa? Pastinya semua terkait MOTIVASI yang dimilikinya. Biasanya menggebu-gebu diawal tapi pada pertengahan stag, berhenti menulis dan tidak memiliki gairah untuk melanjutkan dengan berbagai alasan.

Menjadi penulis berarti siap membawa catatan kemanapun ia pergi karena ide kadang muncul disaat yang tidak…

Lihat pos aslinya 250 kata lagi

Iklan

22 pemikiran pada “Menulis Fiksi itu Seksi?

  1. aku malah bingung…
    jaman sekolah dulu cari uang jajannya nulis cerpen dikirim ke majalah macam anita yess. sekarang malah ga bisa nulis fiksi. otak kayaknya mentok…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s