Warming up di Bulan Rajab

Tak terasa kita telah memasuki bulan Rajab. Berarti dua bulan lagi Ramadhan. Walaupun termasuk bulan haram atau bulan mulia, tak ada satu pun hadist shahih yang menyebutkan keutamaan bulan Rajab. Pun tak ada hadist yang menyebutkan keutamaan shaum khusus di bulan ini.

Menurut Dr. Yusuf Al Qaradhawi, hadist,”Rajab bulan Allah, Sya’ban bulanku, dan Ramadhan bulan umatku” termasuk hadist mungkar dan hadits lemah sekali. Bahkan beberapa ulama menyatakan hadist tersebut ma’dhu’, alias hadits palsu yang tidak bisa diterima.

Di kalangan masyarakat juga terdapat anjuran untuk melaksanakan shalat Roghoib atau biasa juga disebut dengan shalat Rajab. Shalat Rajab biasa dianjurkan untuk dilakukan di malam Jum’at pertama bulan Rajab antara shalat Maghrib dan Isya. Di siang harinya sebelum pelaksanaan shalat Roghoib (hari kamis pertama bulan Rajab) dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. Jumlah raka’at shalat Roghoib adalah 12 raka’at. Di setiap raka’at dianjurkan membaca Al Fatihah sekali, surat Al Qadr 3 kali, surat Al Ikhlash 12 kali. Kemudian setelah pelaksanaan shalat tersebut dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebanyak 70 kali.

Di antara keutamaan yang disebutkan pada hadits yang menjelaskan tata cara shalat Raghaib adalah dosanya walaupun sebanyak buih di lautan akan diampuni dan bisa memberi syafa’at untuk 700 kerabatnya. Namun hadits yang menerangkan tata cara shalat Roghoib dan keutamaannya adalah hadits maudhu’ (palsu). Ibnul Jauzi meriwayatkan hadits ini dalam Al Mawdhu’aat (kitab hadits-hadits palsu).

Allahumma Baariklana fi rajaba wa sya’bana wa ballighna fi ramadhan, Ya Allah berkahilah bulan rajab kami dan sya’ban serta sampaikanlah kami di bulan ramadhan.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan di bulan ini sebagai bentuk persiapan menjelang bulan Ramadhan?

  • Persiapan fisik

Walau pun masih 2 bulan lagi, tak ada salahnya kalau kita mempersiapkan fisik dari sekarang. Olah raga ringan seperti jalan seputar rumah sedikit banyak membantu kebugaran tubuh. Apalagi mengingat cuaca panas yang akhir-akhir ini diluar batas kewajaran kadang membuat kesehatan kita mudah drop.

  • Persiapan Ruhiyah

Persiapan ruhiyah menjad ipersiapan yang harus diprioritaskan mengingat dua hal. Pertama, saat berpuasa biasanya kita merasa lemas dan malas untuk melakukan apapun hingga akan sangat disayangkan kalau bulan Ramadhan dilewatkan dengan banyak tidur-tiduran atau bahkan benar-benar tertidur pulas.

Kedua, kalau boleh dibilang bulan Ramadhan merupakan bulan penuh obral dan diskon. Obral dan diskon? Wait! Ini bukan masalah persiapan baju lebaran. Maksud obral disini adalah obral pahala. Sementara diskon maknanya diskon dosa. Kok bisa?

Yap, di bulan Ramadhan semua amal kebaikkan kita dilipat gandakan 70 kali lipat. Tak hanya itu, amal yang sunnah pun pahalanya sama dengan amalan wajib. Rasulullah SAW bersabda, “Dalam bulan biasa, pahala setiap kebajikan dilipatgandakan 10 kali lipat, namun dalam bulan Ramadhan pahala amalan wajib dilipatgandakan 70 kali lipat dan amalan yang sunah disamakan dengan pahala amalan wajib di luar Ramadhan.” (HR Muslim).

Bulan Ramadhan bulan penuh ampunan. Saat dosa-dosa kita diampuni berarti kita mendapatkan diskon alias potongan dosa.

Lalu, kira-kira amalan apa yang harus kita persiapkan menjelang bulan Ramadhon?

Pertama, memperbanyak puasa sunah. Puasa sunah disini maksudnya puasa sunnah yang sering diajarkan Rasulullah SAW seperti, puasa ayyamul bith (pertengahan bulan Hijriyah), puasa senin-kamis, ataupun puasa Daud. Mengapa hal ini perlu kita lakukan?

Saat kita akan melakukan olah raga apapun, kita dianjurkan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar tidak terkilir saat pelaksanaannya. Begitu juga dengan puasa Ramadhan. Setelah 11 bulan kita tidak membiasakan diri untuk berpuasa 1 bulan penuh, tentunya kita perlu pemanasan agar puasa yang kita jalankan tidak lantas membuat kita malas beraktivitas.

Kedua, tilawah atau membaca Al Qur’an. Bulan Ramadhon sering pula disebut Syahrul Qur’an atau bulannya Al Qur’an.  Al Qur’an turun pertama kali pada bulan Ramadhan. Selain itu, setiap Ramadhan tiba, Jibril selalu turun untuk memuroja’ah (mengulang hafalan) Qur’an Rasulullah.

Mau tahu berapa kali Imam Syafi’i mengkhatamkan Al Qur’an saat bulan Ramadhan? 60 kali khatam. Beliau terbiasa mengkhatamkan 2 kali dalam sehari. Otomatis dalam 1 bulan Imam Syafi’i khatam 60 kali. Eit, jangan pernah bilang,”Itukan Imam Syafi’i, beda dong dengan kita.” Lha syurga itu hak siapa saja Bro. So, kita pun harus semaksimal mungkin meraihnya. Sepakat?

Ketiga, memperbanyak shalat malam (Qiyamul Lail). Saat bulan Ramadhan, kita dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Taraweh setelah shalat Isya’. Dan akan lebih baik lagi jika pada sepertiga malamnya kita bisa menunaikan Qiyamul Lail.

Begitu mulianya bulan Ramadhan alangkah sayang jika banyak kebajikkan yang kita lewatkan. Saatnya mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah kawan.

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5
.
.
Sumber:
Iklan

41 pemikiran pada “Warming up di Bulan Rajab

  1. saya baru bisa khatam Al-qur’an dalam sebulan,mbak.

    mengenai persiapan untuk bulan ramadhan,waduh…,ini lagi berusaha untuk bisa puasa senin-kamis lagi kayak bulan-bulan sebelumnya.

  2. Lagi mau browsing, mau mastiin memang ga ada hadist shahih tentang keutamaan bulan Rajab, Alhamdulillah ada postingan tentang Rajab dari mb Ika nongol di reader. Panjang umur…Makasih mb Ika postingannya 🙂
    Ga kerasa ya mb, Ramadhan udah mau Ramadhan lagi. Can’t wait can’t wait!
    Ayo kita siap-siap! 8)
    Semoga kita semua disampaikan kepada Ramadhan, aamiin…

  3. Betul sekali, persiapan menyambut bulan suci bulan yang agung, bulan Ramadhan…apalagi puasa kali ini 18 jam lebih. Jazakillah khoir mbak Ika sudah diingatkan.

  4. aku masih punya hutang puasa 4 hari *tersipu malu 🙂
    ksh semangat dong mbak Ika.. biar cpt terbayar hutangku.. ketauan malesnya dan ketauan jg klo males puasa sunnah.. harap maklum yaa mbak Ika!! wkwkwkwk

  5. wah, makasih mak udah ngingetin bulan rajab, maklum liatnya kalender di hape jadi gak ada bulan islma nya, hihi. bener mak, saya juga perlu berbenah ni. ^_^

    salam hangat dari bandung, mak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s