Toko Online

Assalamu’alaikum…

Hallo..loha mbak Ika 😀 Mau tanya ah.

Aku sekarangkan baru mau buka toko online, nah tips dan triknya gimana tuh.

Sebenernya bingung untuk bikin kata-katanya untuk update statusnya. Blog udah buat tapi minim kata-kata.

Itu aja pertanyaannya. Makasih sebelumnya.

Sahabat Z

Jawaban;

Bisnis online pada prinsipnya sama dengan bisnis offline. Artinya, tak semudah yang kita bayangkan. Tak hanya cukup membuat web ataupun blog kemudian para pelanggan berjubel-jubel mendatangi lapak online kita. Tentunya butuh proses dan kesabaran. Namun begitu, bisnis online memiliki banyak kelebihan dibandingkan bisnis offline diantaranya:

Pertama, tidak membutuhkan tempat untuk memajang barang dagangan. Inilah satu yang menonjol mengapa akhir-akhir ini banyak sekali bermunculan toko online. Kedua, kita juga tidak harus memiliki stok barang dalam jumlah banyak hingga mengurangi resiko barang yang di jual tidak habis. Ketiga, menekan biaya dan modal yang dikeluarkan.

Jika kita ingin menggunakan blog sebagai sarana membuka toko online, tak perlu membuat postingan panjang. Cukup beri keterangan pada foto yang ditampilkan. Usahakan keterangan dibuat selengkap mungkin. Contoh jika menjual baju, keterangan yang dimasukkan bisa berupa ukuran, warna serta harganya.

Satu hal yang paling pokok, usahakan antara foto yang dipajang dengan barang dagangan tak berbeda jauh. Beberapa pelanggan online shop sering mengeluhkan hal ini. Barang yang dipesan saat sampai ternyata tak seindah di foto yang ditampilkan.

Selain menggunakan blog sebagai lapak online, kita juga bisa memanfaatkan situs-situs pembuat jasa online shop yang konsen pada digital market (pasar digital). Tak semua berbayar kok. Ada beberapa yang gratis dan mudah penggunaannya. Untuk informasi ini nanti saya kirim via email saja ya.

Salam,

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

.

.

.

Catatan tambahan;

  • Digital Market itu seperti Mall atapun pasar berbentuk digital. Layaknya pasar ataupun Mall, digital market merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli.
  • Jika teman-teman punya pengalaman tentang Toko Online ataupun tambahan informasi toko online, silahkan teman-teman paparkan via kolom komentar. Panjang lebar dan tinggi juga boleh ^_^

You might also like:

Cantik dengan Inner Power

Cerdas mengelola hutang

Pembukuan untuk usaha kelas teri, perlukah?

Iklan

28 pemikiran pada “Toko Online

  1. kekecwaanku paling sering kalau belanja baju di toko online selalu soal warna mbak ika. adajuga soal bahab yg kalau difoto tampanya nyman tapi begitu dibuka ungkusannya, pengen nonjok penjualnya hehehe..

  2. Tergantung platform yang digunakan juga. Saya sarankan hendaknya memilih template roko online yang responsive dengan platform kekinian. Misal responsive tampilan sehingga bisa memaksimalkan pengunjung untuk berlama-lama dengan toko online yang kita punya. Dan tentu dengan loading page yang ringan sehingga mudah diakses.

    Kemudian tentukan brand image produk yang sejalan dengan toko online yang ingin dibangun. Sistem validasi dan testimoni juga perlu untuk menguatkan brand olshop milik kita, dikarenakan sekarang ini begitu banyak toko online yang abal alias aspal, notabennya berbau penipuan.

    Bekerja sama dengan beberapa penyedia toko online tervalidasi, jika kita memiliki induk di satu toko online maka kita harus menguatkan dengan bekerja sama dengan pihak olshop dengan sistem pembagian margin keuntungan. Misal ; tokopedia, rakuten, atau yang lainnya yang sudah tervalidasi.

    kemudian, menjaring followers melalui social media untuk menguatkan brand image produk yang kita bangun, untuk menshare hal apapun yang terjadi atau produk apa yang baru saja dilaunching. kemudian untuk strategi pembentukan brand image, setahu saya, dan cara yang hingga kini masih efektif adalah; dengan mengadakan kontes review toko online milik kita, atau kontes SEO dengan keyword yang kita inginkan guna menguatkan brand image kita di raksasa search engine seperti google.

    Maju startup lokal indonesia….

      • Openchart menurut saya yang paling simple mas, tapi ini relatif tergantung selera. Perihal defacer atau cracker, yang meluluhlantahkan halaman onlineshop, mungkin karena security standar yang digunakan, biasanya lupa dengan kontent htacces dan juga form login pada wp_admin”nya. Jika berbicara rentan, Joomla jauh lebih mengerikan. Security apa yang digunakan pada standrad Olshop mas? atau tempalte Olshop yang digunakan, boleh saya tahu?

      • apa ya securitinya, kayaknya masih akismet doang? belum sampe mikir ke situ mas, masih nanya2 soal plugin sekuriti tapi belum sempat diaplikasikan..masih sibuk mbabu soalnya

      • akismet hnya sebatas spam. tapi pada panel website harus ada pengamanan yang lebih, semisal hak acces, well, akan saya bahas di posting blog saya.

  3. intinya untuk buka toko online adalah membangun kepercayaan dengan lebih kuat, mengingat tak pernah tatap muka secara langsung satu sama lain kan. dah gitu harus kuat dengan performance pengiriman.

    Kalau dari sisi saya saat jualan, malah suka kesel sama pembeli yang maunya bener-bener murah dengan kualitas asli kayak di butik merk ternama. hiks… pusinglah kita-kita penjualnya.

  4. meski saya nggak punya toko online, sebagai pedagang pasar kita mesti memuiliki prinsip-prinsip dagang yang diajarkan Rasululloh SAW yang salah satunya adalah kejujuran. Makanya saya sepakat ketika memajang foto di toko OL, harus benar benar sama dengan barangnya agar pelanggan memiliki kepercayaan pada kita.

  5. Semua dagangan yang pernah saya jualin, ngejual nya via online juga. Dari keripik sampe sepatu. Terlebih lagi, saya menikmati nya karena kita bisa bekerja untuk update di twitter, instagram dan blog bisa dimana saja, bisa sambil nonton, tiduran, dikamar, di cafe, dimana saja suka-suka kita hehehe.

    Yang perlu di inget kalau share mengenai dagangan kita, penggunaan bahasa yang baik harus diperhatikan, soalnya bahasa yang “amburadul” ngebuat ga enak dibaca sama customer 😀

  6. usahakan antara foto yang dipajang dengan barang dagangan tak berbeda jauh

    Saya setuju ini …
    Karena basis dari semua bisnis adalah “trust” …
    kepercayaan …
    kepercayaan pembeli pada kualitas dan pelajanan penjual …
    kepercayaan penjual pada kredibilitas – integritas dan akuntabilitas pembeli

    Salam saya

  7. Betuul sekali Mak, kenapa aku ga suka belanja online..
    Salah satunya yaitu, pernah membeli produk, tapi ga sesuai dengan bentuk potonya sama fisik aslinya 😀

    Buah Simalakama deh..
    Sekarang kerja di konsultan Internet marketing yang mbuatin dan maintanence toko2 Onlen :p
    Jangan lupa, kalo mau toko online nya berada di page one google , hubungi aku Maak
    #eehh hubungi http://dewaseo.co.id/
    #jiyaaah promosi :p

  8. tambah profesi jadi konsultan bisnis digital, mbak? kalau kata istriku yg baru coba usaha jualan online sih, kuncinya harus sabar. sabar menunggu pembeli datang dan order. sabar nunggu barang untuk stok, sabar melayani pembeli, sabar kalau ada pembeli yg minta diskon…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s