Hotel Peninggalan Hamengkubuwono VII

Beberapa hari yang lalu, sahabat saya yang dulu sama-sama mondok di pondok Pabelan menelpon mengabarkan bahwa liburan semester ini ia ingin berlibur di Jogja. Ia meminta saya mencarikan hotel murah yang nyaman. Tanpa babibu, saat giliran ngantor di Jogja saya pun hunting mencari hotel yang dimaksud.

Seingat saya, hotel murah dan nyaman di Jogja ada di sekitar Prawirotaman. Saya sering melihat turis backpacker berseliweran disana. Selain itu, daerah Prawirotaman dekat dengan pusat kota. Cukup seperempat jam menuju Malioboro.

Dari beberapa hotel yang saya survey, ada satu hotel yang menarik. Namanya Indrakila.

Lobi Hotel

Lobi Hotel

Indrakila berarti pertapaan. Siapapun yang menginap di hotel ini diharapkan merasa tenang dan nyaman.

Hotel ini mematok tarif paling murah Rp 90.000 + breakfast dan paling mahal Rp 368.000 + breakfast ++

Tapi bukan itu saja yang membuat hotel ini menarik. Hotel ini konon peninggalan Sri Sutan Hamengkubuwono VII. Hampir saja si pemilik menjual rumah ini ke pihak luar. Untung ada salah satu anggota keluarga yang mau membelinya demi menyelamatkan asset peninggalan keluarga. Dan singkat cerita, rumah itu dibuat menjadi hotel dengan tetap mempertahankan bangunan asli.

Hamengkubuwono VII

Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono VII

Menurut cerita pak Rochadi manager hotel ini, Sri Sultan Hamengkubuwono VII memiliki tiga istri, enam belas selir dan dua peloro-loro. Putra beliau berjumlah tujuh puluh delapan orang. Wow, kereeen 🙂 Kalau dalam sepak bola mungkin jadi dua kesebelasan plus pelatih dan official 😀

Hotel ini pula tempat shooting serial Losmen yang jaya di era tahun 1980. Serial yang tayang di TVRI ini bercerita seputar kehidupan sehari-hari keluarga Broto dalam mengelola losmen.

Lokasi Shooting "Losmen"

Lokasi Shooting “Losmen”

Dari semua bagian ruangan yang terdapat di hotel Indrakila, ruangan favorit saya ada di bagian ini.

Senthong tengah

Senthong tengah

Ini namanya senthong tengah. Dulu senthong tengah dipergunakan untuk menyimpan kekayaan si pemilik rumah.

Tepat di depan patung Loro Blonyo terdapat Al Qur’an asli jaman bahuela alias jaman dulu banget.

Pusaka peninggalan raja pun masih tersimpan rapi di hotel ini. Menurut pak Rochadi yang diserahi si pemilik untuk mengelola hotel tersebut, pusaka tersebut jarang di ruwat secara khusus. Hanya ketika keraton mengadakan ruwatan, kadang pusaka tersebut diikutkan untuk diruwat. Pak Rochadi memberi alasan kepada pemilik hotel jika pusaka itu sering di ruwat, bila suatu saat tidak diruwat kadang “berulah”. Wih, serem juga ya

Pusaka peninggalan leluhur

Pusaka peninggalan leluhur

Bagi Anda yang berminat menginap di hotel Indrakila, Anda bisa menghubungi ke alamat Jl Tirtodipuran no. 30 Yogyakarta, telpon 0274-372429.

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

Hakekat Perjalanan

 “Katakanlah, berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari pemulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”  (Qs. Al Ankabut[29]:19-20)

***

Ada banyak alasan seseorang melakukan sebuah perjalanan atau travelling. Dari yang sekedar ingin me-refresh pikiran dan menghilangkan kepenatan, perjalanan untuk menunaikan sebuah tugas, sampai perjalanan yang bersifat spiritual seperti mengunjungi tempat-tempat suci seperti Ka’bah di Mekkah. Pastinya akan banyak manfaat yang dapat dipetik tatkala kita melakukan sebuah perjalanan.

Dan dari sekian banyak manfaat dari sebuah perjalanan, ada yang patut kita garis bawahi bahwasannya apapun jenis perjalanan yang kita lakukan hendaklah perjalanan tersebut semakin mengasah kecerdasan ruhiyah kita.

“Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah dimuka bumi lalu  perhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS. Ar-Rum [30]; 42)

Sesungguhnya perjalanan yang kita lakukan akan semakin mencerdaskan kita, jika dalam perjalanan yang kita lakukan terdapat  obsevasi atau pengamatan terhadap hal-hal yang kita temukan. Keindahan alam, keberagaman budaya dan gaya hidup, aneka masakkan ataupun nilai-nilai yang terdapat ditempat-tempat yang kita singgahi.

Ketika kita menyaksikan keindahan alam ini, kita dapat mengamati dan merenungi kebesaran Allah SWT. Gunung yang kokoh menjulang tinggi, memberi penyadaran pada kita betapa kecilnya kita.

Dan hendaklah disetiap perjalanan yang kita lakukan, mampu membuat lisan kita berkata, Subhana maa kholaqta hadza bathila.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit-langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang sungguh ada tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mempunyai akal.

(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah saat dia berdiri, duduk dan berbaring, mereka memikirkan tentang penciptaan langit-langit dan bumi (seraya berkata) “Ya tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka. (QS Ali Imran [3]; 190-191)

Liburan Menyenangkan dan Kaya Makna

Libur tlah tiba…libur tlah tiba…hore…hore…

Begitulah sepenggal nyanyian Tasha untuk menyambut liburan sekolahnya.

Sama seperti Anda, anak-anak juga sangat menantikan hari liburnya.

Libur untuk me-refresh badan dan pikiranan tentunya.

Ada beberapa alternatif tempat berlibur yang bisa Anda jadikan pilihan. Liburan ke DUFAN, Mall yang menyediakan berbagai permainan ataupun WATER BOOM merupakan pilihan yang sangat menarik.

Tapi tak ada salahnya jika Anda dan buah hati mencoba liburan yang lebih bermakna dan bisa mencerdaskannya.

Read more