Serunya Liburan Bareng VoucherHotel

Liburan sekolah-sekolah di Jogja kali ini lebih panjang dari libur sekolah biasanya. Setiap awal Ramadhan biasanya sekolahan libur 1 minggu. Berhubung libur kenaikkan kelas kali ini berdekatan dengan awal Ramadhan, maka libur kenaikkan kelas pun digabung dengan libur awal Ramadhan. Namun sayangnya saya dan keluarga tak bisa berlibur. Kami berempat hanya menghabiskan waktu di rumah.

Sedih juga sih, tapi gimana lagi. Keadaan tak memungkinkan untuk berlibur bareng keluarga. Alasannya klise, pekerjaan menumpuk dan tak bisa ditinggal. Alhamdulillahnya anak-anak mengerti betul pekerjaan ayah ibunya. Mereka enjoy saja menikmati liburan kali ini walau hanya di rumah.

Untuk mengobati kekecewaan kami, suami menjanjikan liburan lebaran nanti akan mengajak kami berlibur ke Jakarta. Tepatnya ke kepulauan seribu, Yuhuuu, saya dan anak-anak pun bersorak gembira. Akhirnya kami bisa liburan ke kepulauan seribu.

Saya dan anak-anak pun langsung googling pulau-pulau mana saja di kepulauan seribu yang akan kami kunjungi.

Baca Selengkapnya

Digital Market ala LeBuy

Di era perekonomian konvensional, perdagangan hanya dapat dilakukan dengan cara mempertemukan antara penjual dan pembeli secara langsung atau dengan bahasa lain penjual dan pembeli harus bertatap muka. Visualisasi dan personalisasi dari sisi marketing yang saat ini menjadi faktor utama dalam memenangkan hati konsumen belum dilakukan. Hal ini tentu menyebabkan tingginya biaya dan modal yang harus dikeluarkan pedaganga seperti modal untuk menyewa ataupun membeli tempat usaha, menyediakan stok dagangan, serta biaya gaji karyawan dan lain sebagainya.

Setelah memasuki era modern yakni era digital, setiap unit bisnis saat ini mampu menjangkau konsumen akhirnya dengan cost yang lebih murah, walau kadang untuk memaksimalkan peran media internet ini bisa menjadi biaya yang besar. Namun dari sisi positifnya, konsumen pada era ini adalah konsumen yang haus akan informasi. Mereka membutuhkan informasi yang cepat dan akurat, mereka tidak suka menunggu lama untuk mendapatkan informasi mengenai harga suatu produk dan juga dimana mereka bisa mendapatkan produk tersebut. Karena itu walau sebuah perusahaan atau unit bisnis sudah mulai menggarap pasar digital belum tentu juga konsumen mereka akan loyal jika kepuasan mereka tidak terpenuhi.

Indonesia mulai beberapa tahun ini sudah mulai memasuki era pasar digital, dimana konsumen Indonesia sudah banyak menggunakan media elektronik untuk melakukan proses jual beli, baik yang hanya sekedar melakukan pembayaran di ATM dan barang dikirim ke lokasi sampai melakukan proses pembayaran menggunakan dompet elektronik seperti www.paypal.com (international) atau dengan www.payglobalone.com (Indonesia) dan produk dapat di download, seperti e-book dan mp3 music, dll.

Perusahaan-perusahaan di Indonesia saat ini sudah banyak yang mulai melebarkan sayap marketingnya ke arah digital. Pasar digital di Indonesia mulai menanjak di tahun 2009 lalu dan pertumbuhannya juga cukup tinggi. Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya pengetahuan di bidang teknologi khususnya teknologi internet menjadikan pendidikan internet untuk usia dini dilakukan di Indonesia, dengan demikian pasar digital di Indonesia menjadi sangat potensial untuk digarap.

Contoh perusahaan yang sudah menyadari akan besarnya potensi pasar digital di Indonesia, sebut saja www.beli-buku.com . mereka sadar akan besarnya potensi digital market atas buku, dengan adanya situs penjualan ini konsumen yang hendak membeli buku tetapi cukup malas untuk keluar rumah, disinilah tempatnya.. asyik bukan??.

Pendaftaran
Registrasi
Widget

Kamu bisa memilih sampai 3 kategori yang tergabung ke dalam 1 jendela (Widget) yang selalu update. Jadi kamu ga usah repot2 search untuk kategori favoritmu ketika sedang di My LeBuy. Semua Widget mu ada di tab Dashboard

Messages Mailbox

Kamu memiliki Mailbox LeBuy yang terhubung dengan alamat Email yang biasa kamu gunakan. Apa artinya? Kamu bisa membalas pesan yang masuk ke Mailbox LeBuy langsung dari Email mu. Cool? Ya.. kami tahu. Buka tab Messages di My LeBuy

Posting

Tidak sabar untuk membuat post? Kamu tinggal masuk ke My LeBuy dan klik Create New di bar My Postings, lalu isi form yang tersedia. Bila kamu ada di Main Page LeBuy, langsung klik icon Post di Top Bar, voila… form langsung terbuka. Verifikasi dulu email mu untuk membuat Post,

Profile

Edit profile-mu di My LeBuy dengan informasi yang terkini. Profile yang lengkap membuat proses Posting menjadi lebih cepat. Selain itu juga membuat user LeBuy lebih saling mengenal. Untuk edit Profile klik icon My LeBuy lalu pilih tab Profile

Invite teman-teman mu untuk bergabung di LeBuy, lebih rame lebih seru…!
Follow user LeBuy lainnya. Dengan adanya fitur Follow kamu bisa terus terhubung dengan user favorit mu dan memiliki akses mudah ke postingan mereka.
Widget yang isinya bisa kamu pilih sendiri berdasarkan kategori yang ada di LeBuy. Dengan demikian kamu bisa mendapatkan update dari semua yang kamu sukai.
Pilih kategori favorit mu, untuk bisa melihat postingan yang kamu banget.

[BlogReview] Lieshadie’s Blog

Saat mengetahui Pakdhe Cholik sang pemilik BlogCamp mengadakan ‘Kontes Unggulan Review: Saling Berhadapan‘, saya pun tak perlu berfikir lama mencari pasangan. Langsung saja saya colek mbak Lieshadie sang pemilik Lieshadie’s Blog untuk mengikuti kontes ini. Ya, kami selalu bersemangat mengikuti kontes blog baik yang diadakan sesama blogger maupun yang lainnya.
.
Sedikit tentang lomba review yang diadakan Blog Camp, lomba ini lain daripada yang lain.  Pokoknya unik banget! Infonya bisa diklik disini. Dalam lomba ini blogger diharuskan mencari pasangan untuk saling mereview blog pasangannya. Jika blog pasangan belum mereview maka akan diberi tanda merah oleh shohibul lomba alias Pakdhe Cholik. Ok, tak perlu berpanjang-panjang prolog, inilah review saya.
.

Design Blog

Boleh dibilang mbak Lies seorang pecinta kesederhanaan sejati. Ini bisa dilihat dari header dan template blog yang dipilih mbak Lies. Tapi tunggu dulu, walaupun blog ini menyuguhkan tampilan yang sederhana, tidak dengan tulisan-tulisan mbak Lies. Blog yang bertaburan bunga baik pada header maupun backgroundnya ini terbukti beberapa kali menjadi pemenang GA ataupun kompetisi blog lain.

Digital Market Keren ala LeBuy

Di era perekonomian konvensional, perdagangan hanya dapat dilakukan dengan cara mempertemukan antara penjual dan pembeli secara langsung atau dengan bahasa lain penjual dan pembeli harus bertatap muka disebuah lokasi. Visualisasi dan personalisasi dari sisi marketing yang saat ini menjadi faktor utama dalam memenangkan hati konsumen belum dilakukan.

Cara tersebut tentu menyebabkan tingginya biaya dan modal yang harus dikeluarkan pedagang seperti modal untuk membeli tempat usaha atau biaya sewa lapak, modal untuk menyediakan stok dagangan, serta biaya gaji karyawan dan lain sebagainya.

Setelah memasuki era modern yakni era digital, muncul istilah baru yaitu  pasar digital (Digital Market). Pasar ini sejatinya secara prinsip sama  yaitu mempertemukan penjual dan pembeli akan tetapi dikemas dengan kemasan yang berbeda, penjual dan pembeli tidak bertatap muka secara langsung melainkan menggunakan situs online. Pasar digital mampu menjangkau lebih banyak konsumen dengan cost yang jauh lebih murah.

Baca Selengkapnya

Cermat Memilih Berita di Media Online

Heboh kasus impor daging sapi beberapa waktu lalu telah menyedot perhatian publik dan menjadi pembicaraan hangat berbagai kalangan masyarakat. Kasus yang melibatkan petinggi partai besar dan seorang yang berinisial AF ini berakhir dengan pengakuan AF yang membuat semua orang terhenyak. Jauh dari opini yang dibangun oleh beberapa media massa baik media cetak, online maupun televisi.

Pasca pengakuan AF menjadi saat yang tepat untuk menilai independensi media massa. Tulisan ini dibuat tidak untuk memberikan penilaian siapa yang salah dan siapa yang benar dalam masalah ini. Hanya saja kita semua perlu belajar dari kasus tersebut. Masyarakat harus lebih kritis saat memperoleh informasi apapun dari media massa. Tak hanya kritis, sebagai konsumen media massa, masyarakat juga harus cerdas dalam memilih media massa yang dibaca ataupun ditontonnya. Media massa yang dipercayai haruslah media massa yang menampilkan berita yang obyektif dan berimbang agar tidak terjebak dalam opini yang salah.

Koleksi pribadi

Koleksi pribadi

Meningkatnya pengguna internet beberapa tahun ini tak luput dari perhatian media massa. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, media massa yang memiliki situs online berkembang pesat. Berbeda dengan televisi dan radio yang dapat menyiarkan berita secara langsung, media online memerlukan jeda untuk meng-input berita. Demi mengejar kecepatan, media online terkadang mengorbankan akurasi berita hingga terjebak dalam berita yang dangkal.

Pasar iklan di dunia online terbilang brutal karena menggunakan sistem iklan berdasarkan traffic. Hal inilah yang menjadikan media online berlomba-lomba mengejar traffic. Nah, disinilah peran kritis kita diperlukan sebagai pembaca media online.

Media massa baik cetak maupun televisi beramai-ramai membuat situs online (pemberitaan versi online) selain dengan alasan untuk menjaring pencari informasi lebih banyak, media online juga menjadi strategi media massa agar tetap eksis. Tak terkecuali liputan 6 yang juga merupakan salah satu siaran berita terfavorit di SCTV dengan situsnya Liputan6dotcom.

Satu hal yang harus diperhatikan Liputan6dotcom bahwa masyarakat kini semakin kritis dan cerdas. Mereka bisa meng-counter berita yang tak sesuai menurut mereka dengan memanfaatkan media sosial seperti facebook ataupun twitter seperti dalam kasus Prita Mulyasari dan RS Omni International.

Koleksi pribadi

Koleksi pribadi

Liputan6dotcom, salah satu media online yang menyajikan berita terkini yang aktual, tajam dan terpercaya, menyajikan berita ter-update langsung dari TKP (Tempat Kejadian Perkara). Liputan6dotcom memiliki komitmen untuk menyajikan berita yang obyektif dan berimbang sehingga menjadikannya media online terpercaya.

Tak hanya menyajikan berita terbaruLiputan6dotcom juga menyajikan artikel lain sebagai tambahan informasi yang dibutuhkan masyarakat seperti artikel tentang kesehatan yang menyediakan info serta tips seputar kesehatan anak, remaja, dan orang tua yang ada dalam rubrik Health.

Artikel lain yang tersaji dalam Liputan6dotcom yaitu artikel tentang teknologi yang mengulas perkembangan teknologi terkini terdapat dalam ulasan Tekno. Tak ketinggalan bagi Anda penggemar sepak bola, ulasan lengkapnya ada dalam rubrik Bola. Artikel lain yang tak kalah menarik yaitu artikel showbiz dan bisnis. Seluruh artikel tersebut diulas secara gamblang dan mendalam. Tak hanya menambah wawasan pembacanya, juga menjadi bacaan yang menghibur diwaktu senggang.

Bola4

Koleksi pribadi

Berita hari ini yang paling hangat di artikel Bola yang saya ambil dari Liputan6dotcom yaitu pemecatan Jose Mourinho oleh Real Madrid. Kegagalan besar di musim ini membuat kubu El Real memutuskan hubungan kerja dengan pelatih kebangsaan Portugal itu pada Selasa (21/5/13) dinihari WIB.

“Hal ini berdasarkan kesepakatan bersama. Alasan yang Mourinho berikan untuk meninggalkan klub, saya dukung sepenuhnya. Kami berdua memutuskan itu dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memecah hubungan ini,” ungkap Perez.

Sebagai pengganti Mourinho, Madrid belum menunjuk pelatih baru. Namun nama-nama besar seperti Rafael Benitez dan Carlo Ancelotti sudah dihubungkan dengan klub asal ibukota Spanyol tersebut. Untuk mengetahui kelanjutan beritanya dan berita lain yang tak kalah menarik, silahkan klik di Liputan6dotcom.

sigi

Koleksi pribadi

Lebih menarik lagi, Liputan6dotcom juga menyajikan laporan investigasi tim Liputan6 SCTV dalam program SIGI Investigasi dalam bentuk video yang bisa di tonton secara langsung ataupun di download untuk disimpan.

Bagi Anda yang hari ini tak sempat menonton siaran berita Liputan6 SCTV, Anda bisa membaca beritanya di http://www.liputan6.com. Berita hari ini yang menjadi topik utama di acara siaran berita Liputan6 SCTV juga menjadi berita terkini liputan6.com. Jadi, walaupun Anda tak sempat menonton siaran berita Liputan6 SCTV, Anda tak akan ketinggalan berita terbaru.

Artikel ini diikutsertakan dalam ‘Lomba penulisan tentang http://www.liputan6.com’.

klik-banner

Sumber:

liputan6.com

media.kompasiana.com

Ke Gunung Kidul Tak Lengkap Tanpa Mencicipi Thiwul

Setiap mendengar kata Gunung Kidul, yang terlintas dalam benak kita ialah daerah pegunungan kapur yang tandus dan kering. Siapa sangka dibalik tandusnya, salah satu kabupaten yang terletak di sebelah timur Kota Yogyakarta ini menyimpan keelokkan gua karst (gua di kawasan tanah kapur) dan pantai yang indah nan eksotik. Tercatat ada 10 pantai nan menawan yang sayang untuk dilewatkan diantaranya, pantai Indrayanti, Krakal, Sundak, Sadeng, Wedhiombo, Sepanjang, Ngobaran, Nggrenehan, Siung dan Baron.

Kondisi alam yang tidak bersahabat menyebabkan sebagian besar penduduk Gunung Kidul memilih merantau ke kota-kota besar Jawa seperti Jakarta dan Surabaya. Selain menjadi pembantu rumah tangga dan buruh pabrik, banyak diantaranya memilih membuka usaha warung tegal, mie ayam ataupun bakso.

Tanah  tandus dan berkapur dengan minimnya curah hujan menjadikan daerah ini selalu mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih saat musim kemarau. Dengan kondisi alam demikian, para petani di Gunung Kidul lebih memilih menanam singkong, pohon jati, jagung, kacang tanah dan kacang mede. Sementara padi hanya ditanam setahun sekali tatkala musim penghujan tiba.

Singkong hasil panenan selain dijual juga dikonsumsi sendiri oleh penduduk setempat untuk diolah menjadi gaplek. Pembuatan gaplek sangatlah mudah. Pertama-tama singkong dikupas, lalu dipotong-potong sebesar jari orang dewasa, setelah itu dijemur hingga kering. Gaplek merupakan bahan baku pembuatan thiwul, panganan khas pegunungan Kidul (Gunung Kidul Yogyakarta, Pacitan, dan Wonogiri).

Thiwul khas Gunung Kidul

Kandungan Gizi Thiwul

Tiwul banyak dikonsumsi oleh masyarakat pegunungan kidul (Gunung Kidul Yogyakarta, Pacitan, dan Wonogiri) sebagai pengganti nasi. Sekalipun kandungan kalori thiwul lebih rendah dari nasi atau beras (121 kal), namun cukup memenuhi sebagai bahan makanan pengganti beras.

Gaplek sebagai bahan baku thiwul mengandung protein 1,5 gram, karbohidrat 81,3 gram, lemak 0,7 gram, kalsium 80 miligram, fosfor 60 miligram, dan zat besi 2 miligram.  Selain itu juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,04 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari penelitian terhadap 100 gram Gaplek, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

Cara membuat thiwul

thiwul proses 1

Cara membuat tiwul tidaklah rumit, singkong yang telah diolah menjadi gaplek ditumbuk hingga menjadi tepung (Cassava), diberi sedikit air hingga menjadi butiran-butiran kecil seperti nasi, lalu diletakkan ditampah, diayak untuk dipisahkan antara butiran halus dan kasar. Proses ini biasa disebut  ditinting. Kukus hingga berwarna kecoklatan dan teksturnya serupa dengan nasi. Saat mengukus thiwul jangan lupa memberi lubang pada tengahnya sebagai jalan keluar uap air. Lebih enak lagi jika thiwul dimasak diatas tungku yang menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah thiwul. Saat menjemur singkong pastikan singkong benar-benar telah kering. Sebab jika saat proses penjemuran singkong tidak benar-benar kering, maka akan beresiko terhadap pertumbuhan jamur Aspergitus Flavus yang bisa menyebabkan keracunan hingga membawa kematian.

Selain itu, racun dalam thiwul disebabkan juga karena adanya kandungan asam sianida. Biasanya sinkong yang sudah terinfeksi memiliki rasa yang pahit dan warna pada pangkalnya berubah kebiru-biruan. Jika terdapat singkong seperti itu, sebaiknya jangan dikonsumsi.

Thiwul

Jika Anda berkeinginan mencoba membuat thiwul, berikut bahan-bahan yang dibutuhkan serta cara pembuatannya.

Bahan:

  • 300 gr tepung gaplek atau tepung tapioka (tepung cassava)
  • 70 ml air
  • 2 lbr daun pandan
  • 100 gr gula merah, sisir

Taburan:

  • 1/4 btr kelapa muda parut panjang
  • 1 lbr daun pandan
  • 1/4 sdt garam

Cara membuatan:

  1. Taruh tepung gaplek di atas tampah, perciki dengan air sambil diaduk-aduk hingga adonan berbutir seperti pasir, sisihkan.
  2. Masukkan adonan ke dalam dandang yang telah dipanaskan dan dialasi daun pisang, taruh gula merah sisir secara acak, kukus hingga 60 menit, angkat.
  3. Kukus pula kelapa parut dengan daun pandan dan garam selama 15 menit, angkat.
  4. Sajikan tiwul bersama kelapa parut.

Thiwul paling enak dinikmati tatkala masih hangat dan masih menyisakan uapnya, dalam bahasa jawa biasa disebut kebul-kebul. Tak hanya enak dijadikan panganan ringan, tiwul juga enak dimakan dengan gulai daun singkong dan ikan goreng ataupun dicampur dengan sayur lombok ijo yang juga makanan khas Gunung Kidul.

Tulisan ini dikut sertakan dalam blog writing competition ‘Jelajah Gizi 2’ dengan tema Kekayaan Gizi Daerah Pesisir yang diselenggarakan oleh Sari Husada.FA-Poster-Event-Sarihusada-40cm-x-60cm-R3-682x1024

Sumber:

  • nutrisiuntukbangsa.org
  • food.detik.com
  • blog.umy.ac.id
  • Foto koleksi Aan Prihandaya

Srikandi Blogger 2013: Inspirator Blogger Perempuan Indonesia

Aktualisasi Perempuan di Era Digital

Sejarah nasional telah mencatat kiprah Kartini sebagai ikon kemajuan perempuan Indonesia dijaman penjajahan. Kegigihannya memperjuangkan hak kaumnya untuk mengenyam pendidikan menjadikan namanya harum.

Satu Abad kemudian, tatkala perempuan dengan mudah mengenyam pendidikan setinggi yang ia inginkan, tak berarti ia bebas menentukan pilihannya. Perempuan yang mengabdikan waktu dan hidupnya untuk menyiapkan generasi emas penerus bangsa setelah menuntaskan pendidikan dijenjang perguruan tinggi masih dipandang sebelah mata. Saya jadi teringat cerita seorang sahabat yang memutuskan keluar dari pekerjaannya disebuah kantor konsultan pajak dengan karier yang telah mapan setelah memiliki anak. Banyak pertanyaan yang terlontar justru menyudutkan keputusannya itu.

“Lho jeng, sekarang full time di rumah ya?”

“Injih bu, ngurus anak dan suami.”

“Lha apa ndak sayang titelnya. Kenapa ndak kerja lagi. Anak-anak bisa diurusi pembantu tho?”

Masih banyak orang yang menganggap remeh perempuan yang mengabdikan diri di rumah karena dianggap tidak produktif. Mereka menganggap jika hanya bergelut pada urusan anak, dapur, sumur dan kasur semata tak perlu bersekolah tinggi hingga sarjana. Cukup sampai SMU.

Jaman telah berubah. Kini kita memasuki Era Digital. Era yang memungkinkan siapapun untuk mengakses informasi dan berhubungan dengan siapa saja yang berada diberbagai belahan benua untuk saling berbagi. Berbagi tulisan, inspirasi dan motivasi di media tulis menulis yang bernama blog. Pada era ini pula kesempatan perempuan untuk aktif dalam sebuah komunitas yang memberi banyak manfaat seperti Kumpulan Emak Blogger (KEB) terbuka luas.

Selain itu, kesempatan perempuan untuk berkarya dengan karya terbaiknya pun kini terbuka lebar hingga memungkinkannya memiliki penghasilan meski berada di rumah. Entah menjadi momtrepreneur, penulis buku, editor lepas, penerjemah dan masih banyak lagi.

KEB dan Ajang Pemilihan “Srikandi Blogger 2013”

Kumpulan KEB Emak Blogger atau yang lebih dikenal dengan sebutan KEB merupakan wadah para blogger perempuan Indonesia untuk saling berbagi inspirasi, informasi, motivasi dan karya melalui blognya masing-masing dan berdiskusi di Facebook Group KEB.

KEB yang digagas oleh Mira Sahid ini telah memiliki ratusan anggota blogger perempuan lintas platform yang bermukim di dalam dan luar negeri. Berbagai kegiatan online dan offline pun telah digelar komunitas ini.

Di usianya yang telah menginjak 1 tahun, Kumpulan Emak Blogger (KEB) memberikan apresiasi kepada para blogger perempuan Indonesia dalam ajang pemilihan Srikandi Blogger 2013 dengan mengangkat tema Aktualitas Perempuan di Era Digital. Acara yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 28 April 2103 di Gedung F Kemendiknas Jl Sudirman, Jakarta sukses memunculkan Srikandi Blogger 2013 yang menjadi inspirasi emak2 blogger lainnya.

Meriahnya acara tak hanya dirasakan Emak2 Blogger yang bisa menghadiri acara. Saya yang tak bisa menghadirinya pun turut merasakan kemeriahannya. Kicauan Emak2 blogger ditwitter sudah bisa menggambarkan bagaimana keadaan sesungguhnya.

Ting…”Penari ciliknya lucu-lucu.”

Ting…”Terharu mendengar monolog mak Wylvera.”

Ting…”Mak Pon memberi sambutan.”

Ting…”Mak Pon potong tumpeng.”

Ting…”Fashion Show Emak-emak gak kalah sama model.”

Rasanya ingin terbang ke Gedung F Kemendiknas untuk bergabung dengan emak2 blogger yang lain. Yah, apalah daya pekerjaan yang menggunung tak memungkinkan saya datang. Mudah-mudahan tahun depan saya bisa hadir di acara tersebut tak hanya sebagai penonton tetapi masuk sebagai finalis.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Credit

Dari 50 orang nominator yang mengikuti seleksi awal, mengerucut menjadi 10 Finalis Srikandi Blogger 2013 yaitu Alaika Abdullah, Anazkia, Dina Begum, Diadjeng Laraswati, Eka Mayya, Nchie Hanie, Myra Anastasia, Octaviani Nur Hasanah, Shinta Ries, dan Winda Krisnadefa.

Ting…ting…ting…ting…

Bunyi live tweet dari para emak2 yang mengikuti jalannya acara semakin seru menjelang detik-detik diumumkannya pemenang pada acara puncak penganugerahan SRIKANDI BLOGGER 2013. Saya pun jadi tambah penasaran.

Credit

Credit

Dari kesepuluh finalis Srikandi Blogger 2013 akhirnya terpilihlah Mak ALAIKA ABDULAH sebagai SRIKANDI BLOGGER 2013, Mak ANAZKIA sebagai SRIKANDI  FAVORIT 2013, Mak MYRA ANASTASIA sebagai SRIKANDI PERSAHABATAN 2013.

Selain Pemenang Srikandi di atas, KEB juga memilih Mak HAYA ALIYA ZAKI sebagai BLOGGER INSPIRATIF serta Bunda YATI RACHMAT sebagai Blogger dengan LIFETIME ACHIEVEMENT.

Profil “Srikandi Blogger 2013”

Tak kenal maka tak sayang begitulah pepatah mengatakan. Dan inilah sekelumit profil para Srikandi Blogger 2013 yang bisa kita contoh peran serta kiprahnya.

Alaika Abdullah, “Srikandi Blogger 2013″

Alaika

Credit

http://www.alaikaabdullah.com/

Perempuan asal Aceh 43 tahun ini kini menetap di Bandung. Ia memiliki background seorang chemical engineer dan bekerja dalam dunia industri selama bertahun-tahun, hingga akhirnya sebuah tragedi maha dasyat yang menimpa tanah Aceh di penghujung Desember 2004 telah memanggil jiwanya untuk berkecimpung dalam humanitarian worker atau pekerja kemanusiaan. Mak Alaika terpilih sebagai Srikandi 2013 dan berhak mendapatkan hadiah 1 unit Acer Aspire V5-471PG (touchscreen notebook), paket Rinso (2 dus) & Paket Wardah, serta mewakili KEB di Asean Blogger di Solo.

Anazkia, “Srikandi Blogger Favorit 2013″

Anazkia

Credit

http://www.anazkia.com/

Anazkia atau lebih sering dipanggil Anaz ini adalah seorang BMI (Buruh Migran Indonesia) di Malaysia. Anaz menjadi salah satu Srikandi yang menginspirasi saya. Keterbatasannya tak menyurutkan langkahnya dalam berkarya.

Anaz juga aktif bersama komunitas Blogger Bertuah yang mengusung program “Blogger Hibah Sejuta Buku (BHSB)”. Ia berperan sebagai koordinator BHSB untuk membantu pasokan buku-buku ke berbagai daerah di Indonesia yang minim fasilitas taman bacaannya, seperti di Papua, Aceh, Kalimantan, Lampung, Pulau Sebesi.

Anaz terpilih menjadi “Srikandi Blogger Favorit 2013″. Ia terpilih menjadi favorit di antara perempuan-perempuan hebat, 10 finalis Srikandi Blogger 2013 dan berhak membawa pulang hadiah 1 unit Acer Aspire E1-471. paket rinso (2 dus) dan wardah.

Myra Anastasia, “Srikandi Blogger Persahabatan 2013″

Myra

Credit

http://bundabelajarmenulis.blogspot.com/

Sebelum menikah Myra pernah bekerja di head office sebuah Dept. Store, bagian merchandising. Kini ia mendedikasikan waktunya untuk urusan anak dan tulis menulis. Myra aktif menulis di blog dengan mengangkat tema tentang perkembangan kedua buah hatinya tercinta. Myra terpilih menjadi “Srikandi Blogger Persahabatan 2013 dan berhak membawa pulang hadiah 1 unit Acer Aspire E1-471. paket rinso (2 dus) & wardah.

Haya Alia Zaki, “Srikandi Blogger Inspiratif 2013″

Haya

Credit

http://www.hayaaliyazaki.com/

Perempuan asal Medan lulusan Universitas Indonesia, jurusan Apoteker ini memiliki kesibukkan sebagai Trainer, Blogger, Penulis, dan Editor Lepas. Ia merupakan trainer Write Your Diary, training penulisan ala “chicken soup for the soul” (kisah-kisah nyata yang berhikmah, lucu, menghibur, dan inspiratif). Training ini terutama ditujukan untuk perempuan remaja dan dewasa yang ingin berbagi pengalaman hidup mereka melalui tulisan. Haya Alia Zaki terpilih sebagai “Srikandi Blogger Inspiratif 2013″ dan mendapatkan TV, paket rinso dan wardah.

Yati Rachmat, penerima penghargaan “Lifetime Achievement Award”

Yati

Credit

http://goodcrab-personal.blogspot.com

Bunda Yati yang bermukim di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia ini terpilih sebagai Lifetime Achievement Award. Usia senja (75 tahun) tak mematahkan semangatnya untuk menulis di blog dan terus belajar. “… usia bukanlah kendala untuk tetap eksis dan berkarya…” kata Bunda Yati. Ia berhak membawa pulang TV, paket rinso & wardah.

Rinso

Credit

Digandengnya Acer dan Rinso sebagai sponsor utama acara pemilihan “Srikandi Blogger 2013” ini merupakan pilihan tepat yang diambil oleh panitia. Produk-produk Acer berupa notebook, laptop, komputer, maupun tablet merupakan alat penunjang kegiatan ngeblog emak2 blogger. Sementara Rinso menjadi sahabat setia emak2 blogger membersihkan kotoran yang menempel pada baju buah hati mereka sebagai tanda kreatifitasnya.

Sukses buat para SRIKANDI BLOGGER 2013, kalian adalah inspirasi kami. Kalian adalah bukti nyata bahwa perempuan bisa berkiprah diranah mana pun tanpa menanggalkan predikatnya sebagai seorang istri dan ibu.

Sukses pula untuk seluruh panitia dan makmin KEB yang telah menyelenggarakan ajang Srikandi Blogger 2013. Apresiasi KEB terhadap kiprah perempuan blogger akan memotivasi dan menginspirasi kami untuk terus menulis dan mengembangkan diri.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Acer Srikandi Blogger Competition 2013.

Sumber tulisan :
http://emak2blogger.web.id

http://www.kompasiana.com/